Mengenal Baso
Baso pada awalnya identik dengan mie dan bihun yang diberi kuah dan baso itu sendiri yaitu campuran daging, tepung pati dan bumbu yang telah mengalami proses ekstrusi dan pemasakan. pada awalnya pembuatan baso cukup sulit ketika harus mencincang daging mencampur tepung dan merebus campuran baso tersebut untuk kemudian di jemur untuk mengawetkan baso dalam beberapa hari . Cara pembuatan baso sekarang tidak sulit sesuai dengan perkembangan teknologi terapan yang sangat maju bahkan beberapa jenis baso sudah diproduksi oleh pabrik pabrik besar .Baso yang sekarang banyak beredar dibuat dengan cara Daging yang sudah digiling halus dicampur dengan tepung dan bumbu di dalam mixer khusus sehingga bahan tercampur menjadi pasta . Setelah itu pasta dicetak dan direbus sampai matang. Ketatnya pengawasan membuat para produsen baso menghindari bahan pengawet apapun walaupun persaingan diantara pedagang masih terjadi pencampuran dengan bahan pengawet bahkan masih ditemui pemakaian bahan borax yaitu pengawet yang dilarang untuk jenis makanan .
BAHAN PEMBUATAN BASO
Kemajuan informasi dan teknologi menghasilkan baso dengan berbagai rasa dan jenis sehingga kini baso bisa dibuat dengan bahan daging apa saja tergantung selera pasar .
-Daging harus segar, semakin segar semakin baik. Para produsen baso memproses baso dengan daging segar pabrik besar bahkan menggunakan daging yang sudah dibekukan untuk menjaga kwalitas baso yang dihasilkan .
-Tapioka yang digunakan tapioka yang bersih dan berkwalitas tinggi
-Bumbu-bumbu dasar biasanya terdiri dari bawang merah, bawang putih, merica bubuk dan garam . Tetapi para pengusaha kuliner mempunyai banyak resep dalam pembuatan baso .
-Penggunaan telur sering diperlukan untuk jenis baso yang mengahsilkan tekture lebih halus dengan rasa lebih enak.
-Bahan kimia Sodium tripoli fosfat digunakan agar campuran lebih rata atau homogen adonan yang lebih rata (homogen).
ALAT ALAT PEMBUATAN BASO
-Extruder digumakan sebagai pencincang daging
-mixer digunakan sebagai pencampur adonan .
-Panci digunakan untuk merebus baso mentah .
-Dryer digunakan sebagai pengering
-Freezer digunakan untuk pegawetan baso jadi penyimpanan diusakan dibawah -18 celcius
PEMBUATAN KUAH BASO
1.Daging cincang kasar (300 gram)
2.Tulang cincang kasar (250 gram)
3.Bawang putih (150 gram)
4.Bawang merah (150 gram)
5.Merica (25 gram)
6.Seledri segar (5 tangkai)
7.Pala cacahan kasar (10 gram)
8.Kapulaga/gardamungu (4 buah)
9.Garam (secukupnya)
10.Minyak secukupnya
Kuah baso ditambah monosodium glutamat (MSG) dalam jumlah tinggi (sampai 2% atau 20 gram per liter kuah).
Agar kuah baso terasa enak, daging digunakan untuk membuat baso sekurang-kurangnya 10% dari jumlah kuah baso yang dihasilkan. Kuah baso seperti itu tidak perlu ditambah MSG.
-Daging cincang dan tulang direbus di dalam air mendidih selama 30 menit.
-Bahan 3,4 dan 5 digiling halus di tumis dengan sedikit minyak sampai harum.
-Semua bumbu, kecuali seledri dimasukkan ke dalam rebusan daging dan tulang yang mendidih.
-Tambahkan irisan seledri, dan kuah baso tetap dibiarkan mendidih sebentar, kemudian di angkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar